Senin, 06 Februari 2012

BELAJAR

saya nda ikut ujian ?kenapa bisa ? dan lanjutannya bagaimana? saya juga nda tau.hhahahaa.
sebenarnya kalau mau diliat dari sudut pandang yang berbeda mungkin secara formalitas tidak ikutanka ujian akhir.tapi taukah.hari -hari sebelum ujian akhir itu.banyyyaaaaaaakkkkkkk nyah dirasa ujian sudah kuhadapi.dan memang setiap manusia.apalagi manusia biasa seperti saya tidak akan luput dari masalah dunia.
tidak adaji apa-apanya kejadian saat tahun lalu saya harus lari mencari ruangan finalku.mau telepon teman juga nda bisa karna sudah di silent.pas sampai di katain pengawas.ihk ! mau meki kluar ineh kau baru datang.dalam keadaan panik dengan jawaban yang seadannya akhirnya tetap kumpul kertas.pas pengawas turun.ternyata di tanganku ada absen yang lupa lagi diberikan ke pengawas.pass turun.pengawas bilang : mana tugasmu nak.teman mu semua sudah kumpul( tugas apa ? tidak ada kasih ingatka tugas)hufffffffffffffff.pada akhirnya minta kerengangan waktu dan pasrah klau nilai yg keluar pasti mih ini tidak sebagus angan-angan.yeah hidup !

tapi itu kemarin.sekarang yah sekarang saya yang akan jatuh.akan berdiriji lagi besok.dijatuhkan lagi berdiri lagi.karna seseorang yang selalu diuji akan semakin tinggi kualitas hatinnya.bukan hanya itu kalau saya belajar untuk tidak jatuh lagi disana maka berapa banyak pelajaran yang kudapat dari situ.
ada dua macam alasan kenapa orang keluar dari lingkungannya :
1. terlalu banyak temannya
2. terlalu banyak musuhnnya
orang yang terlalu banyak temannya.membuat orang yang tersisih merasa dirinya mau seperti itu.sehingga semua cara dia lakukan agar bisa mendapatkannya.tidak peduli apakah cara ini merugikan atau tidak(seperti kata pak mario teguh :"ambisi itu baik yang membuatnya tidak baik adalah jika ambisinnya tersebut merugikan orang lain").sementara orang yang memiliki banyak musuh akan keluar dari lingkungan akibat terlalu banyak mengambil hati perkataann orang akibatnnya akan timbul rasa minder dan kurang percaya diri sehingga membuatnya jauh dari lingkugan sosial.
yeah :) .setidaknnya itulah pendapat saya sebagai warga indonesia yang bebas untuk berpendapat di negerinnya sendiri ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar