maaf
kata maaf merupakan kata yang kita katakan kepada orang yang kita sakiti atas kesalahan yang kita perbuat.karna manusia tidak akan luput dari khilafan dari setiap perbuatan yang ia lakukan.namun dalam setiap perbuatan ada baiknya kita menimalisir sikap buruk kita untuk menyakiti orang.cara yang menurutku bijaksana adalah dengan memperlakukan orang sebagaimana kita ingin diperlakukan.misalnya kita tidak suka menunggu maka jangan membuat orang menunggu,kita tidak menyukai orang pelit maka jangan lah pelit kepada orang.intinnya berkaca lah dulu sebelum kita melihat dan mengomentari orang lain.apakah kita sudah cukup pantas untuk membuat penilaian.karna setiap kata yang kita keluarkan mrupakan tanggu jawab yang harus kita pegang.semakin banyak kata yang kita lontarkan maka semakin besar pula tanggung jawab yang kita pegang.itulah kenapa seorang udztas akan disorot jika ia melakukan kesalahan sekecil apapun.
tapi terkadang orang malu mengatakan maaf,entah karna kesombongan atau tidak merasa bersalah sama sekali.yang jelas janganlah kita berpikir meminta maaf akan membuat kita terlihat lemah atau kalah.karna kata maaf justru membuat kita merasa beban kita berkurang dan membuat silaturahmi yang mungkin sudah lama tidak terjalin.malah kembali terjalin !!
bagi saya pribadi ketika seseorang yang meminta maaf menurutku seorang yang berani berbeda karna tidak semua orang dapat mempunyai keberanian untuk berani sebab dari ketika kita ingin meminta maaf kita harus terlebih dahulu mengalahkan gengsi dalam hati kita.
memafkan pula adalah sikap yang dapat mendewasakan diri kita.baik itu kesalahan kecil maupun besar sekalipun.berpikirlah bahwa kesalahan yang dilakukan orang adalah ujian yang harus kita hadapi yang mana jika kita dapat menghadapi ujian itu maka membuat kita menjadi pemenang,minimal pemenang dalam hati. :)
terimah kasih
saat smp guru fisika saya pernah memberi tugas untuk mebuat sebuah penemuan,diantara teman-teman saya ada yang mebuat listrik paralel,kompor sederhana.pkoknya hal-hal yang rumit dan membutuhkan waktu lama untuk mengerjakannya.namun tidak membuat saya minder dengan percobaan yang akan saya lakukan,walaupun teman-temanku bingung juga dengan apa yang akan aku lakukan dengan hanya segelas air
saat itupun saya menunjukkan prakteknya didepan guru dan kawan-kawan: saya saat itu membuat percobaan dengan dua gelas air yang satu setiap hari saya selalu mengatakan kata-kata indah kpd air tersebut.seperti kamu itu air yang cantik.,terimah kasih air, dll sbgainya sebaliknya pada gelas air yang satunya.ssaya mengatakan kamu akan menjadi air busuk ! kotor seperti got ! perkembangannya saya foto dari hari ke hari.dan subhanallah yang terjadi pada kedua air tersebut.air yang disugesti baik: sangat jernih sebening kristal.sebaliknya pada gelas berisiair yang dibilang buruk setiap hari malah menjadi keruh penuh kotoran coklat.dari percobaan ini dapat disimpulkan bahwa jika sebuah air saja suka dengan kalimat-kalimat yang indah apalagi seorang manusia yang kita tau sebagian besar tubuhnnya terbuat dari air !!! jika kalian tidak percaya>cobalah melakukan percobaan ini di rumah kalian masing-masing.
pelajaran ini tak sengaja kudapat dalam sebuah majalah yang dilakukan oleh seorang ilmuwan jepang yang melakukan percobaan tersebut namun diperkuat dengan mikroskop.
dan tak lama saat itu saya juga mengetahui bahwa dalam nabi Muhammad SAW pun sudah menjelaskan mengenai ini dan dapat dilihat pada air zam-zam>nabi Muhammad SAW mengatakan saat itu bahwa"air zam-zam akan melaksanakan niat dan perintah bagi siapa yang meminumnnya"barang siapa ingin minum untuk kenyang,maka dia akan kenyang.barang siapa ingin minum untuk sembuh dari sakit,maka dia akan sembuh"
maka dari itu jangan lah lupa untuk berterimah kasih kepada orang yang memperlakukan kita baik itu baik atapun buruk sekalipun.niscaya kita akan menjalin hubungan dengan harmonis .jangan malu berterimah kasih yah :) seperti saya tulis dalam tulisan sebelumnya.. bukankah manusia itu suka dihargai.malah ada rela berkorban besar untuk bisa dihargai ;)
dalam kehidupan sehari-hari,kita dapat melihat bahwa sesungguhnya
bukan kebahagiaan yang membuatkita berterimah kasih tetapi rasa terimah
kasihlah yang membuat kita berbahagia(Albert Clarcke)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar