Minggu, 10 Juni 2012

dari sebuah warung makan

"tidak ada yang tidak bisa didunia ini".pernyataan ini memang benar,namun untuk dapat dikatakan "bisa" kita tentu harus usaha dong.dan dalam setiap usaha pasti kita akan menemukan kesulitan.
apa kesulitan teddy lovers yang sampai saat ini belum bisa kalian pecahkan ?
seorang teman saya pernah bertanya pada saya hal yang paling sulit itu  ia baca saat saya sedang berzikir adalah "alhamdulillah"aneh ? padahal kalimat"subhanallah,lailahaillah dan kalimat zikir lainnya saya sudah merasa dirinya layak dibilang lancar ?
ssat itulah saya menilai bahwa teman saya ini mungkin saja kurang bersyukur dengan apa yang ia telah gapai.ia selalu ngerasa tidak punya apa-apa. membandingkan dirinya dengan orang yang lebih tinggi diatasnnya.tentu ini akan menyiksa dirinya sendiri dan lupa untuk menyadari diri bahwa anugrah tuhan apalagi yang kurang ia berikan ?
akhirnya dengan niat untuk saya dan teman saya tersebut bisa sama-sama belajar.saya mengajaknya makan..sengaja saat itu saya memilih tempat yang disana tepatnya ada dua buah warung makan.yang satunya bisa dibilang cafe yang jika kita makan disana pasti menghabiskan uang lebih dari tigapuluhribuan pas diseberangnya berdiri sebuah warung bambu yang lantainyapun masih berupa tanah.saya pun berinisiatif memilih warung makan pinggiran tsb..teman saya tidak berkomentar banyak dia hanya bilang" kenapa kita tidak makan ditempat biasa saja?" yang kujawab dengan alih-alih mencari suasana baru
saat itu menu kami cukup sederhana saja.cuma nasi+ sayur lode sama tempe orak-arik..tapi sudah membuat kami sudah sangat kenyang.
setelah makan saya bercerita sedikit kepada teman saya tersebut.kurang lebih seperti ini :
tahukah kamu say..kita itu termasuk orang yang sanggaaaat-sangat beruntung.dari lahir sampai kita menjadi mahasiswi seperti sekarang kita masih tetap saja dimanjakan dengan anugrah yang tuhan berikan.entah itu melalui tangan orang tua atau bahkan orang disekitar kita.kita mau pintar ekonomi ? sisa duduk dan mendengardengan seksama dosen dikelas.kita mau cantik? kita bisa menyibukkan diri kita dengan perawatan.mau makan enak ? sisa pilih tempat yang mana kita mau.itu semua kemudahan-kemudahan yang kita tidak sadar malah membuat kita menjadi manusia yang selalu merasa tidak puas..akhirnya kita lupa bersyukur
.liat itu cafe didepan kita.anggap sekarang kita tertukar diposisi sebagai orang yang serba kekurangan sehingga kita hanya dapat makan di tempat seperti ini.maka kita pasti sadar.betapa kita sudah begitu jauh melupakan apa kewajiban kita kepada Allah SWT.yaitu "bersyukur"

mungkin anda akan berpikir.saya hanya seorang mahasiswi yang semau saya berargument di tulisan saya ini.tapi percayalah.saya menulisnya karna saya juga pernah merasa sangat tidak bersyukur kepadan-Nya bahkan bisa dikatakan sering namun entah disaat saya merasa kipikiran seperti teman saya ini.dan disaat saya saat itu belum menemukan solusinnya,tuhan lah yang turun langsung menyadarkan saya :

saat itu saya berkelahi dengan oran tua dirumah karna sudah berbulan-bulan ia belum menepati janjinnya membelikan saya sebuah notebook.padahal tugas terus berjalan.saat itu saya sungguh kecewa karna merasa ayah saya hanya selalu dan selalu memberikan janji palsu belaka.akhinya saya malas pulang dan berhari-hari nginap di rumah teman saya.berharap pacar dapat membantu saya mencari solusi.eh !dia malah mengklaim saya sangat manja.akhirnnya malah berakhir dengan pertengkaran yang sudah mengeluarkan kata putus diantara kami saat itu.pokoknya hari itu sungguh sangat kacau.pas perjalanan pulang sendiri kembali ke rumah teman.saya tiba-tiba merasa sangat lapar(mungkin juga karna capek bertengkar).akhirnya tak sengaja saya singgah di warung makan itu.dan dari sanalah saya belajar..sampai sekarang saya tidak pernah lupa dengan ibu-ibu yang punya warung itu.wajahnya yang teduh dan ramah membuat saya merasa dia seperti ibu saya sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar