Jumat, 08 Juni 2012

pembelajaran

saya adalah termasuk orang yang suka berpikir.siang dan malam hal-hal yang terlihat disekitar akan menimbulkan pertanyaan dan mebuat saya mau tak mau harus berpikir.kadang jawaban nya kudapat dari orang atau bahkan dialami terlebih dahulu sehingga kita dapat berfikir oh ! begitu !!
manusia pada hakekatnya memang harus ! terus belajar dari pelajaran kecil seperti memegang sendok,mengeluarkan kata :ayah,ibu sampai pelajaran -pelajaran yang didapat di kelas

setiap bertemu dengan teman kampus saya selalu tertarik menanyakan hal yang sama kepada mereka .pertannyaan itu adalah "dari sejak semester satu sampai semester 6 ini apa saja yang sudah anda ketahui ?jawaban mereka beragam tapi yang dominan selalu sekali saya mendengar jawaban paling istilah-istilah ekonomi.pas ditanya kembali tentang devenisinnya.tidak bisa jawab.nah loh?hhahahahaa.intinnya pendidikan dalam kelas  sekedar memberi kita menhafal,mencatat dan pasif.hanya itu.padahal jika ditanya" lalu apa ajaran yang paling utama yang pantas kita terima? menurut saya seharusnya kita didik mengetahui cara-cara menghadapi masalah.sesimple itu saja.namun kenyataannya tidak semua dosen dapan menerapkannya kepada kami.
dan memang menurut saya ekonomi yaitu daripada jurusan yang saya ambil adalah ilmu yang teori-teori juga dapat kita jumpai dimana saja kita berada.mau ke mall ada interaksi,kita juga sudah dapat belajar tentang ekuiditas,barang penganti,barang pelengkap,dll.di pasar apalagi.pokonnya kita tidak akan terlepas dengan ekonomi dalam keseharian kita.namun saya tidak akan mengatakan bahwa teori yang didapat dikampus tidak penting namun secara saya pribadi belajar dapat dilakukan dimana saja sama siapa saja dan kapan saja.

hal itulah yang sering terjadi dalam hidup saya ketika dalam situasi sedang memilih.sebuah contoh : saat lulus SMA saya berpikir ingin menjadi disainer pakaian tapi pikiranku terbentur bagaimana nanti kalau saya tidak mampu menciptakan baju yang tertutup.pasti orang tua saya akan marah dan pasti Allah akan marah pula kalau saya malah menciptakan baju yang tidak islami .mau jadi dokter.biayanya kemahalan takun membebani.begitulah hingga tidak disangka malah masuk ke jurusan ekonomi.padahal alasannya bisa dibilang bodoh sekali.saya ingin menjadi wanita karier yang kemana-mana bangga mengunakan kemeja rok ke kantor.saya cukup beruntung memiliki orang tua yang tidak terlalu menekan diri untuk menjadi apa saya ? justru saya seperti seekor anak kucing yang bebas menentukan diri saya sendiri.padahal saya anak tunggal.yang mungkin orang-orang kan berpikir saya adalah anak emas yang harus dijaga baik-baik dan dimanjakan di rumah.hhhahahaha.
padahal kenyataannya menurut saya pribadi anak tunggal adalah anak yang jika ia sudah cukup dewasa dia akan memiliki tanggung jawab yang justru lebih besar dibanding yang memiliki saudara.coba anda pikir dimasa depan sayalah yang menjadi tongkat estafet dari segala yang dikerjakan kedua orang tua saya.karna jika bukan saya? siapa lagi ?hal inilah yang menimbulkan inisiatif bagi diri saya sendiri untuk bisa menjaga diri dan mampu membuktikan kepada orang tua saya pada khususnya agar kelak ia takkan kecewa.ini semua lah yang menjadi pemikiran saya yang sangat kutakutkan terjadi.
kembali lagi trus-menerus belajar adalah salah satu kunci yang harus selalu saya pertahankan.
jangan gengsi bertanya dengan tukang becak atau penjual sayur dekat rumah,karna ilmu datangdari mana saja dan kapan saja tentu bagi siapa saja yang ingin tahu namun kunci dari ilmu yaitu agar kita bertanya dengan baik dan mendengar dengan seksama.niscaya pengetahuan itu akan datang :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar